Naura belum sadarkan diri. Sudah 15 menit, The boys (without Zayn) Eleanor dan Daniele menunggu Naura sadar. Niall tidak melepaskan tangannya sejak ia masuk ruangan itu. Eleanor terus mengelus kepala Naura. Liam masih sibuk dengan handphonenya, sesekali Daniele menenangkan Liam. Louis dan Harry hanya berbicara kecil membicarakn masalah tersebut. 20 menit kemudian akhirnya Naura sadarkan diri.
(PART 10)
Naura : Hai!! (ucap Naura lirih)
Eleanor : Are you okay ? (membantu Naura duduk ditempat tidur)
Daniele : Do you feel hurt ? (membawakan Naura air putih)
Naura : I’m fine guys. Thank you (jawab Naura sedikit kaget melihat keadaan kakinya)
Harry : It’s okay Naura. You can walk normally again (menenangkan Naura)
Naura : When ? (tanya Naura panik)
Louis : About 1 until 2 months. Why ? Any problem ? (tanya Louis penasaran)
Naura : Hm…… No problem (tersenyum kecil)
Niall : Where’s Liam ? He didn’t go back ? (tanya Niall kepada Daniele)
Daniele : He just meet the doctor and pay some medicine (ucap Dan menjelaskan)
Tidak berapa lama Liam datang. Memang tadi Liam pergi sekitar 5 menit sebelum Naura sadarkan diri. Liam bermaksud menemui dokter untuk meminta penjelesan lebih lanjut apakah Naura butuh terapi untuk kakinya atau tidak dan untuk membayar biaya rumah sakit.
Liam : Hey, Ara! Are you okay ? (berjalan memasuki UGD)
Naura : I’m okay Liam. Sorry to bother you (ucap Naura sedih)
Liam : It’s okay. I’m fine (tersenyum lebar)
Harry : So, what the doctor say ? Is Naura need a therapy or something ?
Liam : Yes. She need a therapy. But she must chech her leg every one week. If the gips had been opened, she had to get therapy (jawab Liam menjelaskan)
Naura : Is that serious ? (tanya Naura takut sambil mengelus gips kaki kanannya)
Liam : No. You can walk normally again
Niall : If you have trouble when you walking, just call my name “Nialleeeeeer!!!!!” and I’ll be there to help you (ucap Niall sedikit bercanda)
Semua orang pun tertawa termaksud Naura. Tetapi, tawa Naura tidak lepas. Seperti ada sesuatu yang ia sembunyikan. Ia bisa menyembukin masalahnya dari yang lain, tetapi Niall bisa melihat masalah itu didalam tawa Naura. Setelah diizinkan dokter, Naura pun pulang ke apartement One Direction. Ia dipapah Harry dan Niall hingga kekamarnya. Louis dan Liam masing-masing mengantar Eleanor dan Daniele kerumahnya masing-masing.
-------Naura’s room--------
Niall : Cinderella has arrived in her room (memapah Naura ketempat tidur sambil menyalakan lampu kamar Naura)
Harry : What do you want, sweetheart (berlagak sepaerti pelayan)
Naura : You guys like my maid haha (tertawa lepas)
Niall : A handsome maid for A beautiful Cinderella (mengedipkan mata)
Naura : Okay, I wanna take a bed now. Feel really tired (sambil menguap lebar)
Harry : Okay my cinderella (tersenyum lebar)
Naura : Thank you, guys and bye! (Naura melambaikan tangannya kearah Niall dan Harry yang sedang berjalan keluar kamar)
Sebenarnya Naura belum ingin tidur. Tetapi ia ingin sendiri untuk mencari sesuatu yang saat ini sedang mengusik pikirannya. Dengan gips yang digunakannya Naura tidak bisa berjalan leluasa dan membuat ia lambat mencari apa yang ia cari.
Apa yang Naura cari ? Kenapa Naura sangat panik ? Tunggu lanjutannya di PART 11 :D
