Powered By Blogger

Rabu, 25 Juli 2012

Harry Style's Sad Story

Harry Story #SadEnding

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Hari ini gue mau nemenin Harry buat latian offroad. Dia baru dalemin hal itu 2 tahun belakangan ini. Harry udah cinta banget sama mobil ya semenjak dia bisa nyetir. Kira-kira pas dia umur 17 tahun. Gue selama 2 tahun pacaran sama Harry ga jarang kok diajak buat liat latihan dia sebelum lomba.

Harry kalo lagi ga manggung ya bergelut dengan mobil-mobilnya yang punya roda gede banget x_x ga jarang Harry ikutan lomba kalo dia lagi free dari One Direction. Engga jarang juga kalo Harry sering menangin beberapa piala. Bagi dia itu hanya sekedar hobby sampingan. Karena musik baginya tetep nomer satu.

"Kamu jadi liat aku latian kan ?" suara Harry disebrang telfon.

"Jadi kok babe. Kamu jemput aku kan ? sekarang ?" ucap gue

"Iyaaaa sayangkuuu" ledek Harry disebrang telfon

"Oke aku tunggu! jangan telat ya pussy ku!!" gue balik ngeledek Harry dan telfon terputus.

Setengah jam gue nunggu akhirnya dia dateng juga. Ga pake mobil offroad x_x dia jemput gue pake mobil biasa kok;) Harry turun dari mobil buat pamitan dulu sama mama. Dia lagsung ngerangkul pinggang gue setelah pamitan sama mama.

Sampe ditempat offroad dan temen-temen Harry udah nunggu. Ada louis dan Eleanor juga disana. Harry emang selalu bilang the boys kalo dia ada latian. Tapi kali ini yang sempet dateng cuma Louis dan Eleanor karena Niall udah balik ke Ireland, Zayn pulang ke Bradford dan Liam lagi liburan sama Danielle ke hawaii.

"Goodluck Hazza!!" Teriak Louis.

"Thanks BooBear!!! haha" Harry ngeledek mulu kerjaannya x_x

Gue ngeliatin Harry latian dan hoby Harry ini ga main-main karena bisa bahayain keselamatan kalo ga hati-hati. Gue sempet diajak Harry buat coba tapi gue takut dan gamau nyoba.

Harry semangat banget kalo udah dilintasan. Tanjakan setinggi apapun dia coba. Engga jarang mobilnya kebalik gara-gara Harry salah perhitungan. Harry malah ketawa kalo mobil dia ga mau jalan masuk lumpur atau kebalik gara-gara salah nanjak.

Gue tau hobby pacar gue beresiko. Gue selalu bilang ke dia hati-hati dan tetep fokus. Ya namanya Harry dia nyeleneh dan ya suka bercanda. Pernah suatu ketika mobilnya kebalik waktu dia latihan. Kepalany ngebentur stiren dan bikin dia ga sadar selama 3 jam. Gue udah panik banget dan dia malah ketawa pas sadar x_x

Entah apa yang ada difikiran dia waktu itu. Dia bisa aja gegar otak atau bahkan amnesia gara-gara benturan itu. Tapi dia malah ketawa pas sadar. Harry please deh orang khawatir kok dia malah ketawa lepas gitu ckck

#SKIP PERTANDINGAN#

Hari ini Harry tanding. Gue berangkat sendiri ke lokasi pertandingan karena Harry udah harus ada disana pagi-pagi banget. Pagi ini entah kenapa gue ngerasa ga enak. Perasaan gue campur aduk. Ga biasanya Harry lupa say "GOOD MORNING" ke gue. Padahal biasanya dia selalu dan ga pernah lupa bilang itu walau dia di lain negara sama gue atau mau tanding kayak gini.

Gue terus berdoa biar Harry dikasih keselamatan selama lomba nanti. Gue udah bawain dia sarapan karena gue tau dia itu pasti belum sarapan. Sampe disana The boys udah kumpul semua. Ya Niall, Zayn, Liam dan Danielle rela balik ke London demi liat pertandingan Harry.

Harry tau gue dateng. Dia lagsung cium kening gue dan bilang "I Love You" itu bikin gue ngerasa lebih tenang. Harry makan masakan yang udah gua masak. Dia makan dengan lahap. Dia selalu senyum kegue pagi itu.

Harry pun udah harus masuk arena. Dia naik mobilnya bareng seorang lagi temennya. Harry udah siap dilintasan. Mata gue menyapu semua lintasan dan gue ngerasa lintasannya bener-bener susah. Ada tanjakan tinggi yang tiba-tiba turunan terjal bangeeeet. Gue berdoa biar Harry bisa ngelewatin semua itu.

Harry ngelambaiin tangannya ke gue sebelum dia tancap gas. Tanjakan dan turunan dia lewati dengan mudah. Tiba ke tanjakan terakhir, tanjakan tinggi yang lagsung ke turunan terjal. Gue ga ngerti masalah offroad dan ga tau jalan mana yang harus dipilih Harry. Tapi tiba-tiba hati kecil gue bilang kalo Harry harus belok kiri tapi jalan yang diambil Harry adalah kanan.

Mobil yang dipake Harry lompat jauh banget dan kebalik tepat setelah nabrak sebuah pohon. Harry tetep didalam mobil. Mobil yang dia pake lompat hampir setinggi 5 meter. Temennya keluar dari mobil tapi Harry engga!! gue panik dan pengen masuk ke arena tapi dilarang sama panitia. Eleanor nenangin gue.

Harry lagsung dibawa pake ambulance sama panitia. Dimobil berbeda gue nangis dipelukan Eleanor dan Danielle. Firasat buruk gue pagi ini terbukti. Gue mau Harry selamat! Gue mau liat senyum dia lagi! Gue mau dia selalu say "Good Morning" ke gue kapanpun!! gue masih mau semua perhatian Harry!!!

gue liat Harry didorong masuk UGD. Gue lari ke arah Harry. Suster ngelarang gue masuk. Gue liat kepala Harry banyak banget darahnya. Pasti dia sakit. Dia bandel sih gue suruh hati-hati ga mau :(

1,5 jam dokter yang nanganin Harry keluar dari ruang UGD. Dia bilang Harry keilangan banyak darah tapi semuanya kembali ke Harry. Kalo dia kuat dia selamat kalo engga, dokter bilang dia dan semua udah ngelakuin yang terbaik. Gue lari masuk ke ruang UGD dan lagsung pegang tangan Harry.

"Harry...bangun dong sayaaaang...kamu belum selesai lomba loh... katanya mau ngasih piala buat aku ? mana buktinya ? ayo bangun please" dengan sekuat tenaga gue ngomong ke Harry.

"Kamu seneng offroad kan ? nanti aku temenin naik mobilnya deh janji. Aku udah berani kok sekarang kalo kamu ajak. Tapi kamu bangun ya Har ? pleaseee :(" gue nangis dan ciumin tangan Harry. Tiba-tiba tangan Harry gerak dan gue liat dia buka matanya!!!

"Maaf ya tadi pagi aku lupa bilang good morning kekamu. Maaf ya gara-gara offroad aku lupain kamu. Ini mungkin balesannya karena aku lupa sama kamu" Harry ngomong terbata.

"Aku ga apa-apa kok, babe. Kamu boleh ga ucapin good morning ke aku kapanpun kamu mau asal kamu kuat ya ? Kamu harus sehat dan sembuh lagi. oke ?" gue ngapus airmata gue.

"Aku ga mau janji banyak sama kamu. Aku cuma maun janji satu..... Aku-akan-selalu-cinta-dan-sayang-sama-kamu" Harry ngomongnya tebata. Dia ngambil nafas panjang dan ngembusin nafas terakhirnya.

Gue jerit sejadi-jadinya karena tau Harry yang selalu say "Good Morning" buat gue udah pergi buat selamnya. Harry dengan sejuta canda dan tawa. Harry dengan mata hijau danlesung pipnya. Harry dengan pelukan dan ciuman hangatnya. Semuanya udah ga akan gue rasain karena dia udah pergi.... Eleanor dan Danielle narik gue keluar ruangan.

"Selamat jalan sayang... Aku juga janji bakal selalu sayang sama kamu sampai kapanpun. I LOVE YOU....." gue terisak.

-------THE END------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar