Powered By Blogger

Sabtu, 22 September 2012

Kado Kecil dari Adik Kecil 



September, 23th 1993....... 19 tahun silam. Disebuah kota kecil dipinggiran ibukota Jakarta, Bekasi. Lebih tepatnya, Kabupaten Bekasi. Disebuah Rumah Sakit kecil yang mungkin tak semua orang tau  Rumah Sakit itu jika ia tak tinggal di derah tersebut. Disana lahir seorang gadis kecil pelengkap keluarga kecil.

Seorang anak yang diberi nama Sindy Pariamanda telah lahir kedunia yang indah ini. Dengan berat 2, 8 kg, sekitar pukul 16:00-17:00 waktu setempat, bayi mungil itu lahir dengan selamat dan sehat kedunia. Membuat orang-orang disekitarnya menangis, bukan sedih tapi bahagia.

Detik berganti Menit, Menit berganti Jam, Jam berganti Hari, Hari berganti Bulan dan Bulan berganti TAHUN. Tepat hari ini tanggal 23 SEPTEMBER 2012. Gadis kecil itu berulang tahun ke-19! Dia sudah dewasa tak lagi gadis kecil tapi gadis remaja.

Tak ada lagi tangis manjanya, bujuk rayunya, dan rengekan darinya. Mengapa ? Karena ia sudah dewasa! Ya 19 tahun bukanlah angka sembarangan. Angka tersebut menunjukan bahwa kau, kakaku harus lebih dewasa dari angka sebelumnya, 18.

Aku, adik kecilmu yang suka mengganggumu, suka bertengkar denganmu bahkan terkadang membuatmu sedih tak tahu apa yang dapat membahagiakanmu di hari ulang tahunmu. Tulisanku memang buruk, sangat buruk mungkin. Tapi aku berusaha membuat tulisan ini menjadi bermakna untukmu.

“Selamat ulang tahun kakaku!”itu mungkin kata yang sangat biasa diucapkan seorang adik kepada kakaknya yang sedang berulang tahun. Tapi, kau tahu ? dibalik makna itu tersimpan berjuta harapan. Tak mungkin aku keluarkan semuanya dalam tulisanku, tanganku bisa kram karena itu.

Berjuta harapan ? Banyak kan ? Ya sangat banyak. Salah satu dari berjuta harapan itu adalah Aku ingin kau tumbuh menjadi gadis ceria, gadis yang bisa membahagiakan orang-orang disekitarmu khususnya keluargamu, ayah dan bundamu.....

Mungkin dihari ulang tahunmu kali ini kau sudah tak memerlukan kue tart berhiaskan lilin dengan angka 19 bukan ? Kuharap kau tak memikirkan hal itu. Karena yang lebih penting kau fikirkan adalah.... Kau sudah bertambah dewasa dan tanggung jawabmu juga semakin bertambah.

Kau tau kapan aku membuat ini ? Jumat, 21 September 2012 pukul 21:48 dikamar kostku diiringi lagu Live While Were Young dari One Direction, tepat ketika aku selesai makan rendang bawaan mama dari rumah. Tepat ketika aku MERAJUK mu untuk mebelikanku minum dan menuangkan aku air mineral.

Hey kakaku! Aku tahu kamu ingin merayakan ulang tahunmu bersama mama-ayah-kasandi dan adik bukan ? Aku juga berharao seperti itu tapi kuharap kau bisa memaklumi semuanya. Ya karena kau sudah dewasa, 19 tahun. Sudah tau mana yang baik atau tidak dan yang mana yang tepay untukmu atau tidak.


Aku bukan orang yang puitis dan dapat melakukanmu dengan baik. Kau tahu perangaiku kan ? Ya aku yakin kau tahu 100% bagaimana sifat adikmu ini. Tapi, aku selalu menjaga agar aku tak menyakitimu. Mama pernah berpesan aku harus menghargaimu sebgai kakaku, jadi aku akan berusaha melakukan dengan baik, tapi maaf semua butuh proses kuharap kau mampu menungguku hingga menjadi adik kecil dambaanmu.

Ah aku berlinang air mata! Percaya tidak ? Sudah tak usah difikirkan. Aku hanya sedikit teringat dimana kita suka bertengkar tetapi berdamai walau tak ada ucapan damai satu sama lain. Aku ingat jika kita suka bermain bersama dulu. Aku ingat kita suka bertengkar tentang pakaian, mainan, bahkan kasih sayang mama sama ayah. Aku tahu kamu sesekali berfikir jika ayah dan mama lebih menyayangiku disbanding kamu ? Jangan pernah berfikir seperti itu! Semua orang disekitarmu sayang kamu, termaksud aku.

Aku sudah banyak bicara malam ini. Aku hanya ingin mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN SINDY PARIAMANDA YANG KE-SEMBILAN BELAS!!! Tak ada boneka sapi atau barang berharga hanya tulisan ini yang bisa kubuat. Semoga semua cita-citamu tercapa kakaku sayang :)

Love a lots,

Septi Oktaviantry

1 komentar:

  1. A little thing for you
    Terimakasih banyak adikku sayaaang.. Kau tahu pasti bahwa kata-kata itu akan sulit terucap dari bibirku selain ketika aku menggodamu. Ya, aku memang tak pandai mengungkapkan apa yang ingin kuungkapkan. Entah itu kasih sayang, rasa terimakasih, rasa khawatir dan berbagai perasaanku. Aku yakin kau tak membantah jika aku katakan bahwa hampir semua keluarga kita memang tak pandai mengungkapkannya. Hal itupun yang sering menyebabkan pertengkaran dan kesalahpahaman diantara kita terjadi.
    Adikku sayang, terimakasih atas tulisan di blogmu ini dan doa yang kau selipkan didalamnya. Kau tahu? Ini merupakan kado kecil terindah dan penuh makna dari sekian banyak kado yang pernah aku terima darimu. Dari sifat sentimentilmu, aku tidak menyangka kau dapat memikirkan untuk membuat tulisan ini. Dari semua kata-kata dalam tulisanmu ini, aku tahu kau sudah sangat mengerti bagaimana perangai kakamu ini. Aku juga yakin bahwa harapan yang kau lontarkan benar-benar berasal dari hatimu dan akan terjadi di hidupku. Aku harap di ulang tahun ku yang ke 19 ini, Allah benar-benar mengabulkan doamu, doa kaka, doa ayah dan mama untuk menjadikan diriku gadis yang dewasa, berakhlak muslimah, dan selalu bisa menjadi orang yang bisa membanggakan dan dibanggakan semua orang yang menyayangiku dan aku sayangi.
    Thank you my beloved sistaa.

    BalasHapus