September, 23th 1993....... 19 tahun silam. Disebuah
kota kecil dipinggiran ibukota Jakarta, Bekasi. Lebih tepatnya, Kabupaten
Bekasi. Disebuah Rumah Sakit kecil yang mungkin tak semua orang tau Rumah Sakit itu jika ia tak tinggal di derah
tersebut. Disana lahir seorang gadis kecil pelengkap keluarga kecil.
Seorang anak yang diberi nama Sindy Pariamanda telah
lahir kedunia yang indah ini. Dengan berat 2, 8 kg, sekitar pukul 16:00-17:00
waktu setempat, bayi mungil itu lahir dengan selamat dan sehat kedunia. Membuat
orang-orang disekitarnya menangis, bukan sedih tapi bahagia.
Detik berganti Menit, Menit berganti Jam, Jam berganti
Hari, Hari berganti Bulan dan Bulan berganti TAHUN. Tepat hari ini tanggal 23
SEPTEMBER 2012. Gadis kecil itu berulang tahun ke-19! Dia sudah dewasa tak lagi
gadis kecil tapi gadis remaja.
Tak ada lagi tangis manjanya, bujuk rayunya, dan
rengekan darinya. Mengapa ? Karena ia sudah dewasa! Ya 19 tahun bukanlah angka
sembarangan. Angka tersebut menunjukan bahwa kau, kakaku harus lebih dewasa
dari angka sebelumnya, 18.
Aku, adik kecilmu yang suka mengganggumu, suka
bertengkar denganmu bahkan terkadang membuatmu sedih tak tahu apa yang dapat
membahagiakanmu di hari ulang tahunmu. Tulisanku memang buruk, sangat buruk
mungkin. Tapi aku berusaha membuat tulisan ini menjadi bermakna untukmu.
“Selamat ulang tahun kakaku!”itu mungkin kata yang
sangat biasa diucapkan seorang adik kepada kakaknya yang sedang berulang tahun.
Tapi, kau tahu ? dibalik makna itu tersimpan berjuta harapan. Tak mungkin aku
keluarkan semuanya dalam tulisanku, tanganku bisa kram karena itu.
Berjuta harapan ? Banyak kan ? Ya sangat banyak. Salah
satu dari berjuta harapan itu adalah Aku ingin kau tumbuh menjadi gadis ceria,
gadis yang bisa membahagiakan orang-orang disekitarmu khususnya keluargamu,
ayah dan bundamu.....
Mungkin dihari ulang tahunmu kali ini kau sudah tak
memerlukan kue tart berhiaskan lilin dengan angka 19 bukan ? Kuharap kau tak
memikirkan hal itu. Karena yang lebih penting kau fikirkan adalah.... Kau sudah
bertambah dewasa dan tanggung jawabmu juga semakin bertambah.
Kau tau kapan aku membuat ini ? Jumat, 21 September
2012 pukul 21:48 dikamar kostku diiringi lagu Live While Were Young dari One
Direction, tepat ketika aku selesai makan rendang bawaan mama dari rumah. Tepat
ketika aku MERAJUK mu untuk mebelikanku minum dan menuangkan aku air mineral.
Hey kakaku! Aku tahu kamu ingin merayakan ulang
tahunmu bersama mama-ayah-kasandi dan adik bukan ? Aku juga berharao seperti
itu tapi kuharap kau bisa memaklumi semuanya. Ya karena kau sudah dewasa, 19
tahun. Sudah tau mana yang baik atau tidak dan yang mana yang tepay untukmu
atau tidak.
Aku bukan orang yang puitis dan dapat melakukanmu
dengan baik. Kau tahu perangaiku kan ? Ya aku yakin kau tahu 100% bagaimana
sifat adikmu ini. Tapi, aku selalu menjaga agar aku tak menyakitimu. Mama
pernah berpesan aku harus menghargaimu sebgai kakaku, jadi aku akan berusaha
melakukan dengan baik, tapi maaf semua butuh proses kuharap kau mampu
menungguku hingga menjadi adik kecil dambaanmu.
Ah aku berlinang air mata! Percaya tidak ? Sudah tak
usah difikirkan. Aku hanya sedikit teringat dimana kita suka bertengkar tetapi
berdamai walau tak ada ucapan damai satu sama lain. Aku ingat jika kita suka
bermain bersama dulu. Aku ingat kita suka bertengkar tentang pakaian,
mainan, bahkan kasih sayang mama sama ayah. Aku tahu kamu sesekali berfikir
jika ayah dan mama lebih menyayangiku disbanding kamu ? Jangan pernah berfikir
seperti itu! Semua orang disekitarmu sayang kamu, termaksud aku.
Aku sudah banyak bicara malam ini. Aku hanya ingin
mengucapkan SELAMAT ULANG TAHUN SINDY PARIAMANDA YANG KE-SEMBILAN BELAS!!! Tak
ada boneka sapi atau barang berharga hanya tulisan ini yang bisa kubuat. Semoga
semua cita-citamu tercapa kakaku sayang :)
Love
a lots,
Septi
Oktaviantry

A little thing for you
BalasHapusTerimakasih banyak adikku sayaaang.. Kau tahu pasti bahwa kata-kata itu akan sulit terucap dari bibirku selain ketika aku menggodamu. Ya, aku memang tak pandai mengungkapkan apa yang ingin kuungkapkan. Entah itu kasih sayang, rasa terimakasih, rasa khawatir dan berbagai perasaanku. Aku yakin kau tak membantah jika aku katakan bahwa hampir semua keluarga kita memang tak pandai mengungkapkannya. Hal itupun yang sering menyebabkan pertengkaran dan kesalahpahaman diantara kita terjadi.
Adikku sayang, terimakasih atas tulisan di blogmu ini dan doa yang kau selipkan didalamnya. Kau tahu? Ini merupakan kado kecil terindah dan penuh makna dari sekian banyak kado yang pernah aku terima darimu. Dari sifat sentimentilmu, aku tidak menyangka kau dapat memikirkan untuk membuat tulisan ini. Dari semua kata-kata dalam tulisanmu ini, aku tahu kau sudah sangat mengerti bagaimana perangai kakamu ini. Aku juga yakin bahwa harapan yang kau lontarkan benar-benar berasal dari hatimu dan akan terjadi di hidupku. Aku harap di ulang tahun ku yang ke 19 ini, Allah benar-benar mengabulkan doamu, doa kaka, doa ayah dan mama untuk menjadikan diriku gadis yang dewasa, berakhlak muslimah, dan selalu bisa menjadi orang yang bisa membanggakan dan dibanggakan semua orang yang menyayangiku dan aku sayangi.
Thank you my beloved sistaa.