Powered By Blogger

Minggu, 29 April 2012

Zayn Love Story♥ (PART 13)

Naura dan Niall kembali kekamar masing-masing. Niall membantu Naura menuruni tangga loteng. Tiba-tiba suara pintu apartement dibuka dan seseorang telah tiba dihadapan Naura dan Niall sambil tersenyum sinis.
                           
(PART 13)

Ternyata yang datang adalah Zayn. Sepertinya Zayn baru saja pulang dari club. Karena aroma badannya sedikit tercium bau alkohol dan asap rokok. Zayn sempat terkejut sedikit melihat keadaan kaki Naura. Tetapi kemudian ia tersenyum sinis ketika melihat Naura sedang dipapah Niall turun dari loteng.

Zayn : Are you dating guys ? (tersenyum sinis kearah Niall dan Naura sambil tetap berjalan)

Naura dan Niall tidak menghiraukan omongan Zayn. Niall membawa Naura masuk kekamarnya kemudian ia pergi kekamarnya untuk tidur.

-----Naura’s room------

*kriiiiiiiiiiiing* alarm Naura berbunyi. Tepat pukul 6 pagi. Setiap hari kuliah memang Naura sejam mempercepat jam bekernya. Naura pun bangun dan langsung pergi kekamar mandi dan bersiap sarapan kemudian pergi kuliah. Karena kaki Naura di gips ia tidak dapat berjalan dengan cepat kesana kemari untuk mempersiapkan peralatan yang akan ia bawa ke tempat kuliahnya. Hari ini dengan shirt putih, sweater abu-abu, jeans hitam, sepatu converse dan Kacamatany ia siap untuk sarapan. Ketika Naura hendak mengambil Headset dan gitarnya, Paul keburu memanggilnya.

Paul : Naura ? Are you ready for breakfast ? (memastikan Naura telah bangun sambil mengetuk pintu kamar Naura)
Naura : Yes, Paul! Wait a minute! (teriak Naura, karena terburu-buru ia menjatuhkan gitar dan headset yang ia pegang)
Paul : Naura, are you okay ? Do you need a help (memastikan Naura baik-baik saja sambil berbicara dengan seseorang disebelahnya)
Naura : Oh gooood!! Yes Paul I’m okay! (sambil susah payah berjongkok mengambil headsetnya yang terjatuh)
Niall : Naura, you really need a help. May I enter your room ?  (ucap Niall dari luar yang entah kapan berada didepan kamar Naura)
Naura : yeaaaah! I need you help, I guess. You can enter my room, now (putus asa karena tidak bisa mengambil headsetnya yang terjatuh)
Niall : Hahaha you really-really need a help (ucap Niall tertawa sambil masuk kamar Naura)
Naura : C’mon bro don’t laugh at me (ucap Naura sedikit kesal)
Niall : Okay, I’m not (menagmbil headset Naura dan memasangkannya dileher Naura)
Naura : Thank you my big bro!! (memukul perut Niall)
Niall : Aaaaaww it’s hurt sistaaaa!!! (mengambil gitar Naura dan membantu Naura berjalan keluar kamar)
Naura : Sorry my big broooo!! (mengacak rambut Niall dan menutup pintu kamar)

-------In dining room------

Zayn : The new couple has arrived here (ucap Zayn sinis ketika melihat Naura dan Niall yang datang berdua)
Niall : C’mon Zayn!! Don’t make a new problem this morning (ucap Niall sedikit kesal sambil medudukan Naura dikursi dan Menaruh Gitar Naura disamping Naura)
Harry : Ehem……… It’s time to breakfast!!!! (ucap Harry mencairkan suasana)
Louis : Yeaaah!!

Sarapan berjalan lama dan datar seperti hari kemarin saat Naura mendapatkan kecelakaan kecil. Pagi itu, Zayn tidak bertanya apa yang terjadi dengan Naura. Dia juga seperti tidak perduli dengan Naura yang berada disitu. The boys dan Naura telah selesai sarapan. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan management One Direction, pada jam 8-12 Naura berkuliah dan jam 13-17 Naura berlatih dengan The boys. Karena Naura tidak mungkin mengendarai mobil sendiri, akhirnya ia diantar oleh The boys kesekolah. Awalnya Zayn tidak mau jika mereka harus mengantar Naura dulu baru berangkat ke studio untuk berlatih. Tetapi karena Zayn kalah suara ia pun mengalah. Naura duduk didepan disamping Liam yang menyetir. Dibangku tengah ada Harry dan Niall yang sibuk dengan cemilannya dan dibangku belakang ada Louis dan Zayn yang masih sedkit kesal karena kalah suara.  Setengah jam kemudian Naura tiba dikampus. Setelah pamit kepada The boys, Naura masuk kekelas dibantu oleh beberapa temannya

------In Liam’s Car-----
(perjalanan ke studio)

Niall : Liam, I need Daniele help!! (pinta Niall kepada Liam)
Liam : Help ? Daniele ? Why must Daniele ? How about me ? (tanya Liam penasaran)
Niall : C’mon Liam it’s serious! (jawab Niall sedikit kesal)
Liam : Okay. But… Help for what and for who ?
Naura : Dance and Naura (jawab Niall singkat)

The boys kecuali Zayn kaget mendengar ucapan Niall. Menari dan Naura ? Apa hubungan keduanya ? Niall pun menceritakan hal semalam yang membuat Zayn menganggap Naura dan Niall berpacaran. The boys kecuali Zayn akhirnya setuju dengan rencana Niall. Zayn yang dari tadi hanya siduk dengan iPodnya tidak tahu apa yang The boys bahas. Akhrnya 45 menit kemudian mereka tiba distudio tempat mereka biasa berlatih.

Kira-kira apa yang direncanakan The Boys untuk Naura ? tunggu Part 14 :D

Sabtu, 28 April 2012

Zayn Love Story♥ (PART 12)

You know I'll be
Your life, your voice your reason to be
My love, my heart
Is breathing for this
Moment in time
I'll find the words to say
Before you leave me today


Belum satu lagu ia mainkan tetapi tanpa disangka air mata Naura menetes deras dipipinya. Naura yang saat itu sedang bingung dan sedih terhanyut dalam petikan gitar dan lirik yang ia mainkan. Tiba-tiba pintu loteng terbuka. Dan terdengar suara orang bernyanyi dari balik pintu.

(PART 12)

*kreeeeek* bunyi pintu loteng dibuka terdengar jelas oleh Naura. Naura menghentikan nyanyiannya dan permainan gitarnya. Naura merasa terganggu dengan kedatangan “orang” tersebut. Tetapi tiba-tiba orang diseberang pintu tersebut melanjutkan lirik yang dinyanyikan Naura sambil datana menghampiri Naura.
Close the door
Throw the key
Don't wanna be reminded
Don't wanna be seen
Don't wanna be without you
My judgement is clouded
Like tonight's sky

Ternyata yang datang adalah Niall. Niall melihat Naura naik keloteng ketika ia hendak mengambil minum didapur. Niall mengahampiri Naura dan menyelimutinya dengan sweater ungu miliknya.

Naura : Nialler!!!! (teriak Naura kepada Niall) What are you doing here boy ? (menarik lengan Niall)
Niall : (tanpa menjawab pertanyaan Naura ia mengambil gitar Naura dari tangan Naura dan terus bernyanyi)

Hands are silent
Voice is numb
Try to scream out my lungs
But it makes this harder
And the tears stream down my face

Melihat Niall bernyanyi dan bermain gitar, akhirnya Naura kembali bernyanyi sambil menaruh kepalanya dipundak Niall. Entah kenapa ia merasa nyaman dengan keadaan itu. Naura teringat kakanya, Nando yang berada di Indonesia. Memang, jika Naura sedang sedih terlebih ia teringat akan papahnya, pasti Naura dan Nando bermain gitar dan bernyanyi bersama. Niall dan Naura terus bernyanyi hingga lagunya berakhir.

If we could only have this life for one more day
If we could only turn back time

You know I'll be
Your life, your voice your reason to be
My love, my heart
Is breathing for this
Moment in time
I'll find the words to say
Before you leave me today

Flashes left in my mind
Going back to the time
Playing games in the street
Kicking balls with my feet
Dancing on with my toes
Standing close to the edge
There's a pile of my clothes
At the end of your bed
As I feel myself fall
Make a joke of it all

You know I'll be
Your life, your voice your reason to be
My love, my heart
Is breathing for this
Moment in time
I'll find the words to say
Before you leave me today

You know I'll be
Your life, your voice your reason to be
My love, my heart
Is breathing for this
Moment in time
I'll find the words to say
Before you leave me today

Niall : Sorry Ara. I didn’t make you to be distracted (sambil menaruh gitar disampingnya)
Naura : Hahaha No problem Nialler (bangun dari pundak Niall dan mengedipkan matanya)
Niall : You are not angry with me ? (tanya Niall aneh)
Naura : No!!!! Big No!!!! (jawab Naura riang)
Niall : Why ? (tanya Niall semakin tidak percaya)
Naura : Do you know if I had a big brother in Indonesia, right ?
Niall : Yes, I know that. And you have a little sister, too (jawab Niall sambil memperhatikan Naura)
Naura : Do you know what ? Sometimes, my brother play guitar for me when I’m sad (jawab Naura menjelaskan)
Niall : So ? (tanya Niall tak mengerti)
Naura : Yeah Nialler. You like my brother who always play guitar for me when I’m sad (sambil tersenyum)
Niall : Sad ? Are you sad, now Naura ? Why ? (tanya Niall kepada Naura)
Naura : I don’t know why. Maybe, because of this………  (jawab Naura sambil menyerahkan jurnalnya pada halaman yang berisi tanggal Dance competition)

Niall membaca isi jurnal tersebut dan mencoba mencerna apa maksud Naura. Setelah membacanya ia mengerti. Naura tidak dapat mengikuti kompetisi menari tersebut padahal Naura harus memenangkan kompetisi tersebut untuk mempertahankan beasiswanya. Niall memikirkan cara apa yang bisa membantu Naura untuk tetap dapat menari dan mengikuti kompetisi tersebut walaupun dengan keadaan kaki Naura yang sedang di gips tersebut. Niall mendapatkan ide. Tetapi dia tidak ingin memberitahu Naura dahulu, Niall ingin memberikan kejutan kepada Naura.

Niall : Okay, I know that (menyerahkan jurnal Naura kembali)
Naura : Hufffft……. (menyadarkan kepalanya disandaran kursi)
Niall : I guess you must go to sleep now. Tomorrow you must school and tomorrow is your first day for practice with me and the boys, right ? (ucap Niall mengingatkan)
Naura : Okay!! But….. I have one request for you (sedikit memohon)
Niall : What ? (tanya Niall penasaran)
Naura : Would you be my brother, Nialler ? pleaseeeee ? (menyatukan kedua tangannya tanda memohon)
Niall : Hm……. (sedikit berfikir)
Naura : Please, Nialler. I guess just you who can act like my brother. You can be my protector. You can play guitar for me when I’m sad. You can save me. And the more important is…… You older than me, Nialler (bujuk Naura kepada Niall)
Niall : Be your brother ? Be your protector ? Hm……. Okay! (jawab Niall bersemangat)
Naura : Promise ? (menberikan jari kelingkingnya)
Niall : Promise!!! (jawab Niall pasti sambil mengaikan kelingkingnya dengan kelingkiing Naura)
Naura : Okay. C’mon bro! We must go to sleep, now haha (sambil bangundari tempat duduknya)
Niall : Okay, lil sist (membantu Naura bangun sambil membawa gitar Naura)

Naura dan Niall kembali kekamar masing-masing. Niall membantu Naura menuruni tangga loteng. Tiba-tiba suara pintu apartement dibuka dan seseorang telah tiba dihadapan Naura dan Niall sambil tersenyum sinis.

Siapakah  “orang” tersebut ? Apakah yang akan dilakukannya terhadap Naura dan Niall ? Hm…. Kejutan apa yang akan diberikan Niall kepada Naura ? tunggu PART 13 yaaaa J

Jumat, 27 April 2012

Zayn Love Story♥ (PART 11)

Sebenarnya Naura belum ingin tidur. Tetapi ia ingin sendiri untuk mencari sesuatu yang saat ini sedang mengusik pikirannya. Dengan gips yang digunakannya Naura tidak bisa berjalan leluasa dan membuat ia lambat mencari apa yang ia cari.

(PART 11)

 Naura terseok-seok menarik kakinya yang di gips agar mencapai meja belajar disamping tempat tidurnya. Naura membuka laci meja belajar dan menemukan sebuah jurnal. Jurnal tempat ia menuliskan jadwalnya setiap hari. Ia mencari label “Dance Scholarship” ketika ia membuka halamannya ia terkejut. Naura terkejut karena Lomba dance untuk mempertahankan beasiswanya hanya berjarak 2 minggu dari hari ini. Naura memikirkan perkataan Louis dirumah sakit yang mengatakan ia butuh sebulan atau bahkan 2 bulan untuk kesembuhan kakinya tersebut. Naura bingung dan sedih bukan main. Bagaimana ia bisa kembali meraih beasiswa tersebut jika kakinya sedang di gips. Ia tidak mungkin menari dengan kaki yang terbalut gips tersebut. Naura bingung bagaimana ia menceritakan hal tersebut kekakaknya, adiknya bahkan mamanya di Indonesia ? Bagaimana ia harus menagatakan bahwa ia tidak bisa mempertahankan beasiswa tersebut ? Naura hanya bisa tertegun dilantai sambil memegang jurnalnya.
                                       
------In living room-------

Liam dan Louis datang sejam setelah Niall, Harry dan Naura tiba di apartement tersebut.

Liam : Hey, guys! How about Naura’s condition ? Is she okay ? (tanya Liam mengagetkan Niall dan Harry yang sedang asik bermain PS)
Niall : Yes, she is okay. She fall asleep, now (sambil terus melihat kearah televisi)
Harry : How about Zayn ? Can you call him, now ? (tidak memidahkan pandangannya dari layar televisi)
Liam : I wanna try again (memencet keypad handphone)

*Tuuuuuuut, Tuuuuuuuut, Tuuuuuuuut, Tuuuuuuuut*

Zayn : Yeah Hello! Vas happening daddy ? (jawab Zayn disebrang telfon)
Liam : Where are you ? Why you not answer my phone? (tanya Liam berubi-tubi)
Zayn : I’m hang out with……… (tidak melajutkan omongannya)
Liam : With who ? (tanya Liam penasaran)
Zayn : HEY, Liam! You’re not my real dady okay (bentak Zayn disebrang telfon)
Liam : Can you back to apartement now ? Something happen here (meyakinkan Zayn)
Zayn : No!!!! I wanna to the club after that *bip*

Zayn memutuskan sambungan telfonnya. Liam terlihat kesal, tapi ia enggan menelfon Zayn kembali. Akhirnya meraka beremapt memutuskan untuk tidur tanpa menunggu kedatangan Zayn.

-------------Naura’s room---------

Naura masih tertegun dilantai sambil memegang jurnalnya. I a ingin curhat dengan abangnya tetapi niat itu ia urungkan. Dengan kaki yang terseok Naura mengambil gitar dipojok kamarnya dan dengan susah payah ia menuju lonteng, tempat dimana The boys, Eleanor dan Daniele membuat peasta untuknya.

------------In top floor--------------

Dengan susah payah akhirnya ia tiba di loteng dengan membawa gitarnya. Disana terdapat sebuah bangku kayu yang biasa digunakan untuk berpesta. Naura duduk dibagku terseut dan mulai memetikkan gitarnya. Ia memainkan lagu Moments dari One Direction

Shut the door, turn the light off
I wanna be with you
I wanna feel your love
I wanna lay beside you
I cannot hide this even though I try

Heart beats harder
Time escapes me
Trembling hands touch skin
It makes this harder
And the tears stream down my face

If we could only have this life for one more day
If we could only turn back time

You know I'll be
Your life, your voice your reason to be
My love, my heart
Is breathing for this
Moment in time
I'll find the words to say
Before you leave me today

Belum satu lagu ia mainkan tetapi tanpa disangka air mata Naura menetes deras dipipinya. Naura yang saat itu sedang bingung dan sedih terhanyut dalam petikan gitar dan lirik yang ia mainkan. Tiba-tiba pintu loteng terbuka. Dan terdengar suara orang bernyanyi dari balik pintu.

Siapakah orang tersebut ? Apakh yang akan dilakukan yang akan dilakukan orang tersebut  di loteng ? PART 12 yaaaa J

Zayn Love Story♥ (PART 10)


Naura belum sadarkan diri. Sudah 15 menit, The boys (without Zayn) Eleanor dan Daniele menunggu Naura sadar. Niall tidak melepaskan tangannya sejak ia masuk ruangan itu. Eleanor terus mengelus kepala Naura. Liam masih sibuk dengan handphonenya, sesekali Daniele menenangkan Liam. Louis dan Harry hanya berbicara kecil membicarakn masalah tersebut. 20 menit kemudian akhirnya Naura sadarkan diri.

(PART 10)

Naura : Hai!! (ucap Naura lirih)
Eleanor : Are you okay ? (membantu Naura duduk ditempat tidur)
Daniele : Do you feel hurt ? (membawakan Naura air putih)
Naura : I’m fine guys. Thank you (jawab Naura sedikit kaget melihat keadaan kakinya)
Harry : It’s okay Naura. You can walk normally again (menenangkan Naura)
Naura : When ? (tanya Naura panik)
Louis : About 1 until 2 months. Why ? Any problem ?  (tanya Louis penasaran)
Naura : Hm…… No problem (tersenyum kecil)
Niall : Where’s Liam ? He didn’t go back ? (tanya Niall kepada Daniele)
Daniele : He just meet the doctor and pay some medicine (ucap Dan menjelaskan)

Tidak berapa lama Liam datang. Memang tadi Liam pergi sekitar 5 menit sebelum Naura sadarkan diri. Liam bermaksud menemui dokter untuk meminta penjelesan lebih lanjut apakah Naura butuh terapi untuk kakinya atau tidak dan untuk membayar biaya rumah sakit.

Liam : Hey, Ara! Are you okay ? (berjalan memasuki UGD)
Naura : I’m okay Liam. Sorry to bother you (ucap Naura sedih)
Liam : It’s okay. I’m fine (tersenyum lebar)
Harry : So, what the doctor say ? Is Naura need a therapy or something ?
Liam : Yes. She need a therapy. But she must chech her leg every one week. If the gips had been opened, she had to get therapy (jawab Liam menjelaskan)
Naura : Is that serious ? (tanya Naura takut sambil mengelus gips kaki kanannya)
Liam : No. You can walk normally again
Niall : If you have trouble when you walking, just call my name “Nialleeeeeer!!!!!”  and I’ll be there to help you (ucap Niall sedikit bercanda)

Semua orang pun tertawa termaksud Naura. Tetapi, tawa Naura tidak lepas. Seperti ada sesuatu yang ia sembunyikan. Ia bisa menyembukin masalahnya dari yang lain, tetapi Niall bisa melihat masalah itu didalam tawa Naura. Setelah diizinkan dokter, Naura pun pulang ke apartement One Direction. Ia dipapah Harry dan Niall hingga kekamarnya. Louis dan Liam masing-masing mengantar Eleanor dan Daniele kerumahnya masing-masing.

-------Naura’s room--------

Niall : Cinderella has arrived in her room (memapah Naura ketempat tidur sambil menyalakan lampu kamar Naura)
Harry : What do you want, sweetheart (berlagak sepaerti pelayan)
Naura : You guys like my maid haha (tertawa lepas)
Niall : A handsome maid for A beautiful Cinderella (mengedipkan mata)
Naura : Okay, I wanna take a bed now. Feel really tired (sambil menguap lebar)
Harry : Okay my cinderella (tersenyum lebar)
Naura : Thank you, guys and bye! (Naura melambaikan tangannya kearah Niall dan Harry yang sedang berjalan keluar kamar)

Sebenarnya Naura belum ingin tidur. Tetapi ia ingin sendiri untuk mencari sesuatu yang saat ini sedang mengusik pikirannya. Dengan gips yang digunakannya Naura tidak bisa berjalan leluasa dan membuat ia lambat mencari apa yang ia cari.

Apa yang Naura cari ? Kenapa Naura sangat panik ? Tunggu lanjutannya di PART 11 :D



Zayn Love Story♥ (PART 9)

Zayn berlari keluar apartement. Naura yang merasa bersalah mengejar Zayn. Zayn menaiki lift disusul Naura di lift sebelahnya. Selang beberapa saat setelah Zayn tiba di lobby, Naura juga tiba di lobby. Naura terus mengejar Zayn hingga keluar apartement. Tiba-tiba *braaaaaaaaaak*

(PART 9)

*braaaaaaaaaaaaak* Karena tidak melihat kekanan dan kekiri saat menyebrang, Naura tidak menyadari datangnya mobil dari arah kanan. Mobil tersebut sempat mengerem tetapi tetap tabrakan itu tak terhindarkan. Kaki Naura benar-benar terbentur body depan mobil tersebut hingga ia tersungkur dan tak sadarkan diri. Pengemudi mobil itu langsung melarikan diri. Sedangkan Zayn, ia tidak melihat kejadian tersebut karena ia telah keburu naik taksi dan entah pergi kemana.

Niall : Watch out Naura!! (Teriak Niall dari lobby tetapi terlambat)
Harry : Oh sh*t!!! (berlari keluar apartement disusul Liam, Louis, Eleanor,dan Daniele)
Niall : Araaaaa!!! Are you okay ? (mengangkat kepala Naura ke atas pangkuannya)
Harry : We must take her to hospital, quickly!!! (perintah Harry)
Eleanor : Guys!! C’mon take her to car (menunjuk kearah mobil yang datang yang dikemudikan Louis)

-------In Louis’s Car--------

Niall : Naura!!! Wake up please!! (sedikit menguncangkan tubuh Naura)
Eleanor : C’mon Lou!!! We should be in the hospital, quickly (Perintah Eleanor  yang duduk disamping Louis)
Harry : Liam, where’s Zayn ? Can you call him ? (tanya Harry kepada Liam yang sedang sibuk menghubungi Zayn)
Liam : I can’t call him (putus asa)
Daniele : Maybe, he won’t answer yor phone, babe (jawab Daniele)
Niall : Yeah! He knows Naura’s condition now. So, He won’t to answer Liam’s phone (ucap Niall dengan nada tinggi)
Harry : Nialler, Zayn didn’t know about this (menunjuk kearah Naura yang masih pingsan)
Louis : Okay guys! We have arrive at hospital (memarkirkan mobil)

Tak lama kemudian Naura telah dibawa ke Unit Gawat Darurat(UGD). Semua panik menunngu dokter yang sedang menangani Naura. Liam masih sibuk menghubungi Zayn yang masih tidak bisa dihubungi. Setengah jam kemudian, dokter keluar dari UGD dan memberitahu apa yang terjadi.

Doctor : Who’s family from Naura Aurelia Putri ? (tanya dokter)
Liam : Naura haven’t family in London. But, we are her family in here. What’s problem, doc ? (Jawab liam menjelaskan)
Doctor : She’s okay. She wound not really bad and she can go home this afternoon. But….. (ucap dokter terputus)
Niall : But what ? Is Naura Okay, right ? (tanya Niall cemas)
Doctor : Yeah, she’s okay. But, that accident made her leg broken (ucap dokter menjelaskan)
Harry : Is Naura can’t walk again ? forever ? (tanya Harry gelisah)
Doctor : No. She can walk normally again. But, she must wait until 1 or 2 months
Louis : Can we meet her, now ? (tanya Louis meminta izin)
Doctor : Okay, of course. But, don’t act like all of you feel worry about her condition. She really shock after that accident (ucap dokter mengingatkan)
Liam : Okay, doc! (berjalan masuk ke UGD)

------In emergency room-------

Diruangan tersebut memang terdiri dari 5 buah tempat tidur. Tetapi hanya satu yang terisi, dan yang berbaring disana adalah Naura. Dengan gips yang membungkus kaki kanannya sebatas dengkul hingga telapak kaki. Naura terlihat sehat, hanya kaki kanannya sajalah yang membuat dia terlihat seperti orang sakit. Naura belum sadarkan diri. Sudah 15 menit, The boys (without Zayn) Eleanor dan Daniele menunggu Naura sadar. Niall tidak melepaskan tangannya sejak ia masuk ruangan itu. Eleanor terus mengelus kepala Naura. Liam masih sibuk dengan handphonenya, sesekali Daniele menenangkan Liam. Louis dan Harry hanya berbicara kecil membicarakn masalah tersebut. 20 menit kemudian akhirnya Naura sadarkan diri.

Apakah reaksi Naura atas semua ini ? Dan Niall……. Kenapa ia begitu perhatian terhadap Naura ? Sedangkan Zayn, kemanakah dia ? ada di PART 10 jawabannya J

Kamis, 26 April 2012

Zayn Love Story♥ (PART 8)

Ketika Naura sedang merapihkan tempat tidurnya tiba-tiba ia mendengar suara orang bertengkar. Tidak hanya The boys sepertinya dibawah, kemnungkinan juga ada beberapa management dan kru karena Naura mendengar suara orang-orang tersebut lebih dari 6 orang.

(PART 8)

Karena curiga, setelah selesai membersihkan tempat tidurnya Naura pun turun kelantai bawah. Dia ingin memastikan apa yang terjadi. Ditengah anak tangga Naura berhenti dan mendengarkan sedikit apa yang sedang dibicarakan orang-orang dibawah sana.

Management : So, Zayn! Can you change your attitude today ? (tanya management kepada Zayn)
Crew : She’s multitalented Zayn. We proud can take her to be our new DJ (Tambah crew lainnya)
Zayn : (memainkan iPod-nya)
Liam : Zayn!! Can you hear me ? (melepaskan headset Zayn)
Zayn : What daddy ? That’s girl again ? (bentak Zayn)
Daniele : Calm down, Zayn. We just want to know what problem with you and her ? (tanya Daniele menenangkan)
Zayn : Why you always think of her ? You never thinking of me! (Jelas Zayn kepada semua orang diruang tamu itu)
Niall : We thinking about you too, Zayn. We make this meeting because we care with you (Sambil duduk sebelah Zayn)
Harry : Yes, Nialler right Zayn. So, can you teel us what happen to you and her ? (tanya Harry)
Zayn : I never tell you what happen to me and her!! (jawab Zayn sambil berlari ke lantai atas menuju kamarnya)

*bruuuuuk* Zayn menabrak Naura yang sedang tertegun ditangga mendengarkan percakapan mereka.

Naura : Aaaaaawww (menahan rasa sakit)
Zayn : So, our DJ spy on us, now ? (bentak Zayn kearah Naura)
Naura : Sorry, Zayn. I just... just.... (jawab Naura terbata-bata karena ketakutan)
Louis : Zayn!!! (teriak Louis dari lantai bawah)

Zayn terus naik keatas menuju kamarnya. Dia membanti pintu kamar meninggalkan Naura yang masih kaget ditangga. The boys, Eleanor dan Daniele menghampiri Naura yang sedang berada dianak tangga. Orang lainnya meninggalkan ruang tamu menuju kamar masing-masing.

Eleanor : Are you okay, sweety ? (sambil memeluk Naura)
Naura : Yes i’m okay (menahan tangis)
Daniele : Okay. Maybe a hot chocolate can makes you feel better (memapah Naura ke bawah menuju dapur)

Niall, Liam, Louis dan Liam mengikuti Daniele, Eleanor dan Naura menuju dapur. Waktunya mereka untuk sarapan. Paul pun naik keatas menuju kamar Zayn untuk membujuk Zayn sarapan. Mereka takut karena hal ini Zayn sakit dan tidak bisa melanjutkan pembuatan album kedua One Direction.

Niall : So, that’s your new style Ra ? (mencairkan suasana sambil menunjuk kacamata yang digunakan Naura)
Naura :No, Nialler. That’s my old style. Somestimes, I use this glasses but somestimes i use my soft lens (tersenyum simpul)
Harry : Whatever your styles, you always looks great (tertawa kecil)
Naura : Thank you, pussy lover! (mengedipkan mata)

Tidak lama kemudian, Paul datang bersama Zayn dan sarapan dimulai. Waktu sarapan teras lama terlebih tak ada satupun yang berbicara.

Louis : Today, i wanna hang out with Eleanor. Who’s wanna join us ? (mencairkan suasana)
Liam : Me and Daniele can’t join with you and Eleanor. Daniele had a practise today (tersenyum kearah Daniele)
Louis : How about Pussy Lover and Nialler ? Wanna join us ?
Niall dan Harry : (berpandangan bingung menjawab)
Eleanor : Maybe, they are wanna hang out with Ara, babe (kata Eleanor sambil menyenggol kaki Louis)
Niall : Yeah!!! El, right! I wanna hang out with Ara and Harry. Maybe go to Nandos (jawab Niall sambil tertawa)
Harry : Nandos ? Again ? (jawab Harry tak bersemangat)
Naura : Wanna join with us, Zayn ? ( tanya Naura kepada Zayn yang sedang sibuk memainkan makananya)
Zayn : You don’t behave as if nothing happened to us (bentak Zayn kepada Naura sambil meninggalkan meja makan)

Zayn berlari keluar apartement. Naura yang merasa bersalah mengejar Zayn. Zayn menaiki lift disusul Naura di lift sebelahnya. Selang beberapa saat setelah Zayn tiba di lobby, Naura juga tiba di lobby. Naura terus mengejar Zayn hingga keluar apartement. Tiba-tiba *braaaaaaaaaak*

Apakah yang terjadi diluar apartement  ? Bagaimana Naura dan Zayn ? Tunggu di part 9 ;)

Zayn Love Story♥ (PART 7)

Naura : Hey, guys!! (dengan nada datar dan tak bersemangat)
Liam : Hey, Ara (tersenyum simpul seakan-akan tak terjadi sesuatu)
Louis : Can you take Ara to her room ? (bisik Louis kepada Eleanor)
Eleanor : Okay, Darl (jawab Eleanor pelan sambil menggandeng Naura menuju kekamarnya)

(PART 7)

------Naura’s room-----
Daniele : Maybe, you must sleep now. I know you’re shockesd about that (membukakan pintu kamar Naura)
Eleanor : Yes, Dan right. You must sleep now. If you want us to wait you until you fall asleep ? (sambil mendudukan Naura diranjang)
Naura : No. I’m okay. I just wanna be alone tonight. Thank’s for everything girls (menyunggingkan senyum)
Eleanor and Daniele : Good night, sweety! (menutup pintu kamar Naura)

Tiba-tiba tangis Naura pecah. Dia tidak bisa lagi menahan tangisnya. Dia benar-benar tidak percaya dengan perlakuan Zayn kepada dirinya. Baru sehari mereka bertemu tetapi Zayn sudah benar-benar membencinya. Naura menangis hingga ia terlelap tidur.
------In living room------

Liam : Is Naura fall asleep, babe ? (menghampiri Daniale yang sedang menuruni anak tangga)
Daniele : I guess yes. She just wanna be alone tonight. She really-really shock about that (meraih tangan Liam)
Eleanor : How about Zayn guys ? (sambil duduk disebelah Louis)
Niall : He also didn’t want to be bothered. He’d drive us out from his room (jawab Niall putus asa)
Harry : So, what will we do ? (tanya Harry)
Liam : Maybe, we must sleep too, now. We discuss this problem later. (beranjak dari kursi dan mencium kening Daniele)
Louis : Good night, guys! Good night, dear (mencium pipi Eleanor)
Eleanor : Good night (tersenyum manis)

Akhirnya semua pun memilih untuk tidur dan membicarakan masalah ini besok pagi.

-----In the morning-----

*kriiiiiiiiiiiiing* Alarm Naura membangunkannya. Tepat pukul 7 alarm tersebut berbunyi. Hari ini dia tidak sekolah karena kebetulan hari ini adalah hari minggu. Naura menyeka air matanya yang dari tadi malam tak juga berhenti mengalir. Tanpa berfikir panjang Naura mengambil handuk dan kemudian mandi. Setelah mandi ia menggunakan sweater dan celana panjangnya. Hari ini Naura merasa tidak enak badan. Ia menggunakan sweater abangnya yang diberikan kepadanya sebagai kenang-kenangan. Dia juga memilih lebih menggunakan kacamata minusnya dibanding soft lens-nya. Mata Naura memang sedikit bengkak karena semalaman menangis. Ketika Naura sedang merapihkan tempat tidurnya tiba-tiba ia mendengar suara orang bertengkar. Tidak hanya The boys sepertinya dibawah, kemnungkinan juga ada beberapa management dan kru karena Naura mendengar suara orang-orang tersebut lebih dari 6 orang.

Apakah yang terjadi dilantai bawah ? Apakah ada masalah ? tunggu di Part 8 ;) (maaf dikit yaaa hehe)