Powered By Blogger

Senin, 30 April 2012

Zayn Love Story♥ (PART 17)

Naura pun pulang bersama The Boys kembali ke apartemen mereka. Mereka tiba  45 menit kemudian. Apartement sepi. Paul pasti berada di apartementnya karena ini masih jam 6 kurang. Paul biasanya ke apartement mereka sekitar jam setengah 7 pagi dan malam. Zayn, dimanakah dia ?
                                    
(PART 17)

The boys pun kembali kekamarnya masing-masing untuk mandi dan mempersiapkan makan malam. Naura masih bingung. Dimanakah Zayn dan ada apa dengan Zayn ? Tetapi akhirnya Naura kembali kekamarnya. Naura sebenarnya ingin melihat keadaan Zayn yang kebetulan kamaranya tepat  berada disebelah kamar Naura. Tetapi, Naura mengurungkan niatnya dan memilih masuk kekamarnya dan mandi. Tepat pukul nsetengah 7 malam Paul datang. Dia lagsung menuju kamar Zayn dan melihat keadaan Zayn. Tetapi Paul tidak mengatakan apapun kepada Niall, Liam, Louis, Harry ataupun Naura yang saat itu telah berada dimeja makan.

Harry : Paul, where’s Zayn ? If he didn’t go to dinner with us (tanya Harry kepada Paul yang baru saja turun dari kamar Zayn)
Paul : No, he want to eat his dinner in his room (jawab Paul singkat sambil mengambil makanan untuk Zayn)
Niall : Is he okay, right ? (tanya Niall penasaran)
Paul : Yes, he is okay. Just got a fever
Liam : Why we not take him to the hospital ?
Paul : He won’t (jawab Paul sangat singkat sambil berjalan kekamar Zayn)
Naura semakin bingung dengan sikap Zayn. Apalagi Paul seperti menyembunyikan sesuatu dari mereka. Akhirnya The boys memilih melanjutka makan malamnya, begitu juga Naura. Sekarang sudah pukul 8 malam. The boys telah menyelesaikan makan malam mereka. Harry dan Niall sekarang sedang sibuk dengan play station mereka. Liam sepertinya sedang ber”twitcam” ria dengan Directioners, Louis sedang menelfon Danile dibalkon, dan Naura hanya membolak-balik majalah tanpa tahu apa yang akan dibacanya. Waktu berjalan lama bagi Naura. Zayn yang biasanya mengganggu dirinya, sekarang hany diam didalam kamar dan ia tidak tahu bgaimana keadaan Zayn. Jam sudah menunjukan  pukul 10 malam. The boys memilih pergi tidur kekamarnya. Niall membantu Naura kekamarnya.

-----In Naura’s room-----

Naura masih memikirkan apa yang terjadi dengan Zayn. Apakah dia benar-benar hanya demam biasa ? Akhirnya Naura memutuskan untuk melihat keadaan Zayn. Sebelumnya ia mencari obat demam didalam kotak obatnya yang diberikan ibunya saat ia akan pergi ke London. Setelah menemukan obat demam, akhirnya Naura pergi kekamar Zayn. Naura ingin mengetuk pintu kamar Zayn, tetapi ia takut membangunkan Zayn. Akhirnya ia memutuskan lagsung memutar “klop” pintu dan benar saja pintu kamar Zayn tidak terkunci.

-----In Zayn’s room-------

*Kreeeek* suara pintu terbuka terdengar. Kamar Zayn sangat gelap karena lampu dimatikan. Dalam kegelapan Naura jalan mendekati Zayn dengan terseok-seok. Ia melihat  Zayn yang sedang tertidur pulas. Ia mencoba memastikan apakah Zayn tidak apa-apa. Naura duduk dikursi samping tempat tidur Zayn. Naura mengukur suhu tubuh Zayn. Dengan menaruh tangannya dikening Zayn.

Naura : You got fever, Zayn…….. I’m sorry if you got fever because of me. I know you never want if One Direction Management add a new crew, a new DJ I mean. I’m sorry…… (tidak dapat melanjutkan kata-katanya karena tiba-tiba Naura menangis) I’m sorry Zayn. You better than me. All Directioners in this world knows it. I’m sorry for all my fault Zayn. I guess, I shouldn’t enter this management, because they have a good DJ like you, Zayn. Sorry……..  (sambil menyeka air matanya yang terus mengalir)

Naura menangis didalam kamar Zayn. Naura merasa bersalah karena ia mengaggap Zayn sakit karena dirinya. Naura menaruh obat demam dimeja samping tempat tidur Zayn. Naura pun bangun dari temapt duduk. Tetapi, tiba-tiba Zayn menarik tangan Naura. Zayn seperti tidak mau ditinggal pergi oleh Naura. Naura bingung dan kaget. Ia takut jika Zayn tidak suka Naura ada didalam kamarnya. Naura kembali duduk dikursi sambil melepaskan tangannya yang dipegang Zayn. Tiba-tiba Zayn mengigau.

Zayn : I’ sorry…… That’s my fault…… (Zayn mengigau dengan suara orang yang sedang menangis)

Akhirnya, lama-lama Zayn melepaskan genggaman tangannya dari tangan Naura. Naura pun kembali kekamarnya dan tidur. *kriiiiiiiiiing* jam beker Naura berbunyI. Seperti biasa Naura mandi dan mempersiapkan alat-alat yang akan dibawanya kekampus. Sebelum turun dan sarapan Naura melihat handphonenya. Ada satu pesan masuk.

Dari siapakah sms tersebut ? Apa isi sms tersebut ? PART 18 J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar