Sam tidak meyadari bahwa pemuda itu adalah Zayn, karena Zayn dan Niall memang memakai hoodie selama berada direstaurant hingga mereka pergi meninggalkan restaurant. Keadaan pun kembali kedalam keadaan romantis setelah Zayn pergi.
(PART 25)
Zayn langsung menuju parkiran dengan terburu-buru. Niall yang masih penuh kebingungan mengikuti Zayn dibelakangnya.
-----In Zayn’s Car------
Niall : Zayn, what happen with you ?
Zayn : (tak menjawab dan terus mengendarai mobilnya dengan kecepataan penuh)
Niall : Please, Malik! Tell me what happen with you ?
Zayn : (tetap tak menjawab dan diam seribu bahasa)
Niall : Okay! If you won’t to tell me what happen with you, okay fine!! (ucap Niall putus asa)
Zayn memacu mobilnya dengan kecepatan penuh kesebuah danau dengan pemandangan yang sangat indah. Malam-malam biasanya banyak pasangan yang berpacaran didanau itu. Nama danau itu Bonic Lake. Zayn langsung keluar dari mobil menuju oinggir danau. Niall mengikuti Zayn dengan muka penuh kebingungan. Tiba-tiba Zayn berteriak. Sangat kencang sekali. Zayn berteriak hingga akhirnya terduduk lemas diata rumput sambil menangis. Niall yang melihat kejadian itu langsung menghampiri Zayn. Sedangkan direstaurant………
------In The Loyal Café and Resto------
Setelah pemuda dengan hoodie tersebut beserta temannya pergi, semua mata kembali tertuju kepada Naura dan Sam. Sam kembali pada posisi semula yaitu berjongkok. Naura yang masih bingung dengan kejadian tadi sedkit terbengong. Naura bingung mengapa Zayn ada disini dan lagsung pergi begitu saja ? Naura tertegun hingga Sam menyadarkannya.
Sam : Naura Aurelia Putri, will you be my girl /
Naura : (tak menjawab memikirkan sesuatu tetapi bukan jawaban untuk Sam)
Sam : Ara……
Naura : Yeah ? Hm…. Sorry, I can’t Sam (jawab Naura sedih)
Sam : But, why ? Do you have a boyfriend ?
Naura : No, I haven’t a boyfriend, yet
Sam : So, Why ?
Naura : Sorry, I can’t tell you the reason (ucap Naura sambil pergi meniggalkan Sam dan keluar restaurant untuk pulang)
Naura berlari meninggalkan Sam sendirian. Dengan menahan tangis, Naura mencari taksi dan pulang ke apartementnya. Disepanjang perjalanan Naura hanya memikirkan Zayn. Bukan Sam yang ia pikirkan, tetapi Zayn! Entah kenapa Naura seperti merasa bersalah terhadap Zayn. Naura kembali teringat kejadian di The Loyal Café and Resto tadi. Tepat ketika Sam mengutarakan cinta kepadanya. Tiba-tiba seseorang lasri terburu-buru meninggalkan restaurant tersebut. Ya dia adalah Zayn. Naura terus memikirkan Zayn hingga sampai di apartementnya.
-----In Bonic Lake----
Niall menghampiri Zayn yang terduduk lesu dirumput setelah berteriak megeluarkan unek-uneknya. Tiba-tiba Zayn berbicara…..
Zayn : Nialler…… I love her (sambil terisak)
Niall : Ha ? Who ? (Niall tidak mengerti)
Zayn : I love her! Naura! I guess Ilove Naura, Nialler!!! (ucap Zayn sambil terus menangis)
Niall : Okay! Tell me everything you want to share
Zayn : Hm….. (mengusap air matanya) I guess I love her since she put the medicine in my room. She is really care with me although I never care with her (menarik napas panjang)
Niall : And then ?
Zayn : Until now I love her! I don’t like when Sam tell his feeling to Naura. Hurt Nialler!!! Here!!! (menunjuk dadanya)
Zayn pun membicarakan semua yang ia rasakan terhadap Naura kepada Niall.
------In apartement------
Naura : I’m home!! (ucap Naura setengah berteriak untuk memastikan Zayn dan Niall sudah kembali)
Harry : Hey, Naura!!! (ucap Harry muncul dari dapur)
Naura : You alone here ?
Harry : No, Louis in his room now and Liam in the balcony (menunjuk ke arah balkon)
Naura : Hm….. How about Zayn and Niall ?
Harry : I don’t know (sambil menggeleng)
Louis : Hey, Naura!!! (ucap Louis keluar dari kamarnya)
Naura : Hai!! (jawab Naura tak bersemangat)
Louis : You’re not with Zayn and Niall ?
Naura : No (jawab Naura sambil menaiki anak tangga menuju kamarnya)
Louis dan Harry saling bertukar pandangan merasa aneh dengan sikap Naura. Liam yang muncul dari balkon menjadi bingung melihat kedua temannya yang saling bertukar pandang penuh kebingungan.
-------In Bonic Lake----
Setelah Zayn menceritkan semuanya kepada Niall dan setelah keadaan Zayn tenang akhirnya Niall dan Zayn kembali ke apartement mereka.
Zayn dan Niall sampe setengah jam kemudian. Louis dan Harry sedang main play sation dan Liam sepertinya sedang menelfon Danielle ketika Niall dan Zayn datang. Zayn yang tampak kusut dan memerah matanya memutuskan langsung masuk kamar. Louis dan Harry bingung melihat keadaan Zayn, begitu juga dengan Liam yang sedang menelfon, telfonnya sampai terhenti sejenak ketika Zayn datang. Tetapi mereka tak mau bertanya kepada Zayn macam-macam. Niall pun bersedia bercerita.
Bagainama keadaan Naura dan Zayn ? Apa reaksi The boys sewaktu diceritakan masalah Zayn dan Naura ? PART 26 :D

Tidak ada komentar:
Posting Komentar